Perlindungan Hukum Terhadap Masyarakat di Pulau-Pulau Kecil dalam Perspektif Asas Kedaulatan Rakyat: Studi Kasus Pertambangan Nikel di Raja Ampat Papua

  • Kurdi Kurdi Fakultas Hukum Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Adhyaksa
  • Raul Gindo Cahayo Fakultas Hukum Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Adhyaksa
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.32503/diversi.v11i2.7505

Abstrak

Penelitian ini mengkaji tentang bentuk perlindungan hukum terhadap masyarakat di pulau-‎pulau kecil dalam perspektif asas kedaulatan rakyat pada ‎studi kasus pertambangan nikel di Raja Ampat Papua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap masyarakat di pulau-pulau kecil dalam perspektif asas kedaulatan rakyat: Studi kasus pertambangan nikel di Raja Ampat Papua. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perlindungan hukum preventif dan represif bagi masyarakat yang tinggal di pulau kecil dari kegiatan pertambangan dengan tata kelola yang buruk. Perlindungan tersebut termasuk perwujudan asas kedaulatan rakyat dalam negara hukum. Adapun kegiatan pertambangan nikel di pulau-pulau kecil Raja Ampat tidak sesuai dengan asas kedaulatan rakyat sebagaimana terkandung dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia. Kegiatan pertambangan tersebut melanggar UU PWP3K karena berdasarkan aspek ekologis mengakibatkan pencemaran lingkungan. Selain itu, mengancam pemenuhan asas kedaulatan rakyat permasalahan ini berpotensi melanggar hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, tidak sesuai dengan kehendak rakyat, proses perizinannya kurang melibatkan masyarakat terdampak dan tidak menerapkan prinsip akuntabilitas. Saran penelitian ini adalah dalam pemberian izin terkait pertambangan, pemerintah seharusnya mengikutsertakan masyarakat, utamanya yang terdampak keputusan tersebut.

Referensi

1. Buku
Tuharea, Farida. Hukum Tata Negara: Teori Dan Praktik. Makassar: Tohar ‎Media, 2025.‎

2. Artikel Jurnal Ilmiah
Allen, Matthew G. “Islands, extraction and violence: Mining and the politics of ‎scale in Island Melanesia.” Political Geography 57 (1 Maret 2017): 81–90. ‎https://doi.org/10.1016/J.POLGEO.2016.12.004.‎
Amelia, Vera Dhea, Tika Ulfa Nurjamah, dan Rifqi Fierdha Maulana. “Sistem ‎Perizinan Pertambangan di Indonesia: Analisis Kasus dan Implikasi Hukum ‎Terhadap Kasus ‎Mardani H Maming.” Hukum Dinamika Ekselensia 7, no. 2 ‎‎(1 Juni 2025). https://journalversa.com/s/index.php/hde/article/view/1483.‎
Andréfouët, Serge, Mégane Paul, dan A. Riza Farhan. “Indonesia’s 13558 ‎islands: A new census from space and a first step towards a One Map for ‎Small Islands Policy.” Marine Policy 135 (Januari 2022): 104848. ‎https://doi.org/10.1016/j.marpol.2021.104848.‎
Anisa, Nurul, Ahmad Rustan, dan Nur Nashriani Jufri. “Dampak Tumpang ‎Tindih Izin Usaha Pertambangan (IUP) Terhadap Keberlanjutan ‎Pengelolaan ‎Sumber Daya Alam.” Jurnal Yustisiabel 9, no. 2 (26 Oktober ‎‎2025): 177–94. https://doi.org/10.32529/YUSTISIABEL.V9I2.3982.‎
Aspan, Zulkifli. “Perlindungan Hukum Terhadap Terumbu Karang Di Taman ‎‎Nasional Taka Bonerate (TNT)‎.” Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia 2, ‎no. 2 (8 Februari 2021): 73–94. https://doi.org/10.38011/jhli.v2i2.26.‎
Dewa, Muhammad Jufri, La Sensu, Oheo Kaimuddin Haris, Guasman Tatawu, ‎Muhammad Sabarudin Sinapoy, dan Nanang Rachim. “Tanggung Jawab ‎Pejabat Berwenang dalam Menerbitkan Persetujuan Penggunaan Kawasan ‎Hutan untuk Usaha Pertambangan.” Halu Oleo Legal Research 5, no. 1 (7 ‎April 2023): 130–42. https://doi.org/10.33772/HOLRESCH.V5I1.347.‎
Fakfare, Pipatpong, Noppadol Manosuthi, Jin-Soo Lee, Pornpisanu ‎Promsivapallop, Heerae Kang, dan Heesup Han. “Eliciting small island ‎tourists’ ecological protection, water conservation, and waste reduction ‎behaviours.” Journal of Destination Marketing & Management 32 (Juni ‎‎2024): 100900. https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2024.100900.‎
Isnaeni, Diyan. “Implikasi Yuridis Kewenangan Pemerintah Daerah dalam ‎Pemberian Ijin Usaha Pertambangan ‎Menurut Undang-Undang Nomor 23 ‎Tahun 2014‎.” Yurispruden: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam ‎Malang 1, no. 1 (24 Januari 2018): 35–46. ‎https://doi.org/10.33474/YUR.V1I1.734.‎
Kurdi, Kurdi, dan Joko Cahyono. “Perlindungan Data Pribadi di Era Digital ‎Berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022.” JUNCTO: Jurnal ‎Ilmiah Hukum 6, no. 2 (19 Desember 2024): 330–39. ‎https://doi.org/10.31289/juncto.v6i2.5443.‎
Lathif, Nazaruddin. “Tinjauan Yuridis Tentang Kewenangan Pemerintah Provinsi ‎dalam Penerbitan Izin Usaha ‎Pertambangan Batubara.” Jurnal Panorama ‎Hukum 2, no. 2 (9 Desember 2017): 149–66. ‎https://doi.org/10.21067/JPH.V2I2.2076.‎
Lessy, Mohammad Ridwan, Jonatan Lassa, dan Kerstin Katharina Zander. ‎‎“Development of small island vulnerability index to achieve sustainable ‎development goals: Insight from Ternate Volcanic Island, Indonesia.” ‎Environmental Challenges 19 (Juni 2025): 101132. ‎https://doi.org/10.1016/j.envc.2025.101132.‎
Marbun, Bachtiar. “Konsep Pemulihan Dalam Pencemaran Lingkungan Hidup ‎‎‎(Studi Pada Putusan Pengadilan ‎Negeri Jakarta Utara Nomor ‎‎‎735/PDT.GLH/2018/PN.Jkt.Utr)‎.” LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan, Tata ‎Ruang, dan Agraria 1, no. 1 (15 September 2021): 91–100. ‎https://doi.org/10.23920/litra.v1i1.545.‎
Nelina, Naswa, Mita Oktavia, Mira Ardini, Putri Sansadila, dan Ikhwan Aulia ‎Fatahillah. “Larangan Mutlak Kegiatan Pertambangan di Wilayah Pesisir ‎dan Pulau-Pulau Kecil Sebagai Bentuk ‎Perlindungan Hak Asasi Nelayan dan ‎Masyarakat Pesisir.” Bureaucracy Journal: Indonesia Journal of Law and ‎Social-Political Governance 4, no. 3 (12 Desember 2024): 3151–64. ‎https://doi.org/10.53363/BUREAU.V4I3.487.‎
Pardede, Marulak. “Implikasi Hukum Kontrak Karya Pertambangan terhadap ‎Kedaulatan Negara.” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 18, no. 1 (28 Maret ‎‎2018): 1–21. https://doi.org/10.30641/dejure.2018.V18.1-21.‎
Putri, Keisyha Amanda. “Kontrol Negara Tuan Rumah Dalam Sektor ‎Pertambangan Sebagai Instrumen Penegakan Kedaulatan Hukum dan ‎Perlindungan Sumber Daya Alam di Indonesia.” Media Hukum Indonesia ‎‎(MHI) 3, no. 4 (21 Oktober 2025): 179–93. ‎https://doi.org/10.5281/ZENODO.17402997.‎
Rahmadi, M M, E Liviawaty, I Faizal, N P Purba, R A Ramadhan, R Amrullah, ‎dan I E Dianti. “The vulnerability of Small Islands from Coastlines Change ‎in Indonesia.” IOP Conference Series: Earth and Environmental Science ‎‎1095, no. 1 (1 Oktober 2022): 012026. https://doi.org/10.1088/1755-‎‎1315/1095/1/012026.‎
Rahmawati, Citra Tri, dan Riandika Abdul Hafizh Alhaqi. “The impact of mining ‎exploitation on community interaction: A social and environmental ‎perspective.” Interaction, Community Engagement, and Social Environment ‎‎2, no. 2 (31 Januari 2025). https://doi.org/10.61511/ICESE.V2I2.2025.1484.‎
Sani, Hendra, dan S. Syamsuddin. “Konflik Penambangan Nikel di Raja Ampat: ‎Analisis Etika Lingkungan dan Rekayasa Pertambangan untuk Konservasi ‎Berkelanjutan.” RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital ‎Business 4, no. 2 (19 Juni 2025): 3453–61. ‎https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1041.‎
Saputro, Alvito Nugroho, Era Nitika Sari, dan Fairus Atika Redanto Putri. ‎‎“Analisis ‎Penyelesaian ‎Limbah Tambang Nikel Di Konawe Utara Yang ‎Mencemari Laut ‎Sekitarnya,” (2024): 1–9.‎” In Prosiding ‎SENASTITAN: ‎Seminar Nasional Teknologi Industri ‎Berkelanjutan 4, 2024.‎
Septiana, Anissa, Ajeng Zatalini Alifiyah Hadi, Jeremiah Jung Liah, Bayu Nando ‎Prayoga, Shafira Hilda Tyana, dan Fajar Taufiqqurohman. “Kajian Kritis ‎Tentang Kebijakan Pemberian Izin Usaha Pertambangan Bagi Organisasi ‎Masyarakat ‎Keagamaan Berdasarkan Perspektif Teori Hukum Administrasi ‎Negara.” Journal of Studia Legalia 6, no. 1 (23 Juni 2025). ‎https://studialegalia.ub.ac.id/index.php/studialegalia/article/view/184.‎
Siino, Marco, Mariana Falco, Daniele Croce, dan Paolo Rosso. “Exploring LLMs ‎Applications in Law: A Literature Review on Current Legal NLP ‎Approaches.” IEEE Access 13 (2025): 18253–76. ‎https://doi.org/10.1109/ACCESS.2025.3533217.‎
Sonny, S., dan Isal Wardhana. “Pertambangan dan Deforestasi: Studi Perizinan ‎Tambang Batubara di Provinsi Kalimantan Timur.” Jurnal Renaissance 5, ‎no. 02 (24 Desember 2020): 681–90. https://doi.org/10.53878/JR.V5I2.120.‎
Syafitri, Cut Zulfahnur, Budiman Rusli, dan Nandang Alamsah Deliarnoor. “The ‎Threat To Democracy From The Environmental Law After The Election of ‎The President And Vice President For The Period 2024-2029: A Review of ‎Critical Theory.” Journal of Law, Politic and Humanities 4, no. 5 (3 Juli ‎‎2024): 1173–83. https://doi.org/10.38035/jlph.v4i5.461.‎
Tan, David. “Metode Penelitian Hukum: Mengupas dan Mengulas Metodologi ‎dalam Menyelenggarakan ‎Penelitian Hukum.” Nusantara: Jurnal Ilmu ‎Pengetahuan Sosial 8, no. 8 (2021). https://jurnal.um-‎tapsel.ac.id/index.php/nusantara/article/view/5601.‎
Torres, John Roldan. “Navigating Legal Knowledge: A Comparative Analysis of ‎Quantitative, Qualitative, Applied, and Descriptive Research Methodologies ‎in Law,” SSRN, 17 Mei 2025. https://doi.org/10.2139/SSRN.5258015.‎
Worlanyo, Adator Stephanie, dan Li Jiangfeng. “Evaluating the environmental ‎and economic impact of mining for post-mined land restoration and land-‎use: A review.” Journal of Environmental Management 279 (Februari 2021): ‎‎111623. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2020.111623.‎
Yanova, Muhammad Hendri, Parman Komarudin, dan Hendra Hadi. “Metode ‎Penelitian Hukum: Analisis Problematika Hukum dengan Metode Penelitian ‎Normatif dan ‎Empiris.” Badamai Law Journal 8, no. 2 (11 September 2023): ‎‎394–408. https://doi.org/10.32801/DAMAI.V8I2.17423.‎

3. Peraturan perundang-undangan
Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
Undang-‎Undang No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

4. Media Online
Badan Informasi Geospasial. “Pulau Indonesia Bertambah Jadi 17.380, ‎Mengapa ‎Angkanya ‎Berubah Setiap Tahun?” sipulau.big.go.id, 2024. ‎https://sipulau.big.go.id/news/11.‎
‎Asnawi, A., dan Riza Salman. “Tambang Nikel Raja Ampat, Kerusakan Tak ‎Bakal Pulih.” Mongobay.co.id, 2025. ‎https://mongabay.co.id/2025/06/08/tambang-nikel-raja-ampat-kerusakan-‎tak-bakal-pulih/.‎
Environment Institute. “Tambang Nikel Raja Ampat: Di Pulau Kecil, ‎Kerusakannya Bisa Lebih Besar.” Enviro.or.id, 2025. ‎https://www.enviro.or.id/2025/06/tambang-nikel-raja-ampat-di-pulau-kecil-‎kerusakannya-bisa-lebih-besar/.‎
Irsyan Hasyim. “Trend Asia: Perlindungan Seluruh Pulau Kecil Mendesak | ‎tempo.co.” Tempo.co, 2025. https://www.tempo.co/lingkungan/trend-asia-‎perlindungan-seluruh-pulau-kecil-mendesak-1675714.‎
Jahawir, Atallah Daffa. “Tambang di Wilayah Konservasi - Sulbar Express.” ‎Sulbarexpress, 2025. https://sulbarexpress.fajar.co.id/2025/06/14/tambang-‎di-wilayah-konservasi/.‎
Jelita, Insi Nantika. “Tambang di Raja Ampat, Citra Indonesia Dipertaruhkan.” ‎MetroTVNews.com, 2025. https://www.metrotvnews.com/read/NnjCeXB8-‎tambang-di-raja-ampat-citra-indonesia-dipertaruhkan.‎
PPID Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional Kupang. “Kenapa Raja ‎Ampat ‎Penting Untuk ‎Dilestarikan.” ppid.kkp.go.id‎, 2025. ‎https://ppid.kkp.go.id/upt/balai-kawasan-konservasi-perairan-nasional-‎kupang/news/detail/kenapa-raja-ampat-penting-untuk-dilestarikan/.‎
Tempo. “Daftar Lima Perusahaan Pemilik Izin Usaha Tambang di Raja Ampat,” ‎Juni 2025.‎
Diterbitkan
2026-04-03
##submission.howToCite##
KURDI, Kurdi; CAHAYO, Raul Gindo. Perlindungan Hukum Terhadap Masyarakat di Pulau-Pulau Kecil dalam Perspektif Asas Kedaulatan Rakyat: Studi Kasus Pertambangan Nikel di Raja Ampat Papua. DIVERSI : Jurnal Hukum, [S.l.], v. 11, n. 2, p. 269 - 301, apr. 2026. ISSN 2614-5936. Tersedia pada: <https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/Diversi/article/view/7505>. Tanggal Akses: 03 apr. 2026 doi: https://doi.org/10.32503/diversi.v11i2.7505.

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##