Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme dan Sabun Ramah Lingkungan bagi Ibu-Ibu PKK di Perumahan Griya Shanta, Kota Malang
Abstract
Permasalahan sampah semakin memprihatinkan dan telah menimbulkan berbagai dampak negatif. Untuk itu, diperlukan pengelolaan sampah berkelanjutan. Sektor rumah tangga merupakan sektor utama penyumbang sampah organik. Masalah pengelolaan sampah organik ini dihadapi oleh mitra di Perumahan Griya Shanta. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi timbulan sampah organik, yaitu dengan mengolahnya menjadi eco-enzyme. Tujuan kegiatan pengabdian ini, yaitu untuk memberikan pelatihan pembuatan eco-enzyme dan sabun ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada Bulan Oktober 2024 dengan melibatkan 21 ibu-ibu PKK Perumahan Griya Shanta. Metode evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test dengan indikator keberhasilan minimal 80% peserta dinyatakan lulus, larutan eco-enzyme memiliki pH < 4,0, dan sabun eco-enzyme memiliki pH 6-11. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian ini, yaitu persentase keberhasilan peserta sebesar 86%, larutan eco-enzyme memiliki pH 3, dan sabun eco-enzyme memiliki pH 7. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan larutan eco-enzyme dan sabun eco-enzyme dinyatakan berhasil dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta serta memiliki kontribusi pada penerapan reduce dan recycle dalam pengelolaan sampah berbasis sumber.
References
Badan Standardisasi Nasional. (2021). 3532: Sabun Mandi Padat. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
BPS. (2023). Kecamatan Lowokwaru dalam Angka 2023. Malang: BPS.
Ernawaty, E., Zulkarnain, Z., Siregar, Y. I., dan Bahruddin, B. (2019). Pengelolaan Sampah di Kota Pekanbaru. Dinamika Lingkungan Indonesia, 6(2), 126. https://doi.org/10.31258/dli.6.2.p.126-135
Junaidi, R. J., Zaini, M., Ramadhan, R., Hasan, M., Ranti, B. Y. Z. B., Firmansyah, M. W., Umayasari, S., Sulistyo, A., Aprilia, R. D., dan Hardiansyah, F. (2021). Pembuatan Eco-Enzyme sebagai Solusi Pengolahan Limbah Rumah Tangga. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 2(2), 118–123. https://doi.org/10.33474/jp2m.v2i2.10760
KLHK. (2023). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/public/data/sumber.
Kusumawati, A., dan Putri, A. N. (2022). Pelatihan Pembuatan Sabun Ecoenzyme Berbahan Limbah Organik Rumah Tangga di Kelompok Ibu-Ibu PKK Desa Batursari, Demak. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 7(1), 34-42.
Mubarak, A. (2014). Peran Ormas Dalam Menjalankan Fungsi Pemerintah Dalam Bidang Pemberdayaan. PII FIS-Seminar Nasional UT. http://repository.ut.ac.id/5102/1/fekonisip23358.pdf
Muliarta, I.N. dan Darmawan, I.K. (2021). Processing Household Organic Waste into Eco-Enzyme as an Effort to Realize Zero Waste. Agriwar Journal , 1(1), 6–11. https://doi.org/10.22225/aj.1.1.2021.6-11
Munggaran, N.R.D, Jubaedah, Desmintari, Nurdiani, E.E., Sufyati, dan Handayani, T. (2025). Pelatihan Sabun Ramah Lingkungan: Upaya Pemberdayaan Masyarakat dan Pengurangan Limbah Rumah Tangga. Media Bina Ilmiah, 20(3): 7271-7278.
Nurlatifah, I., Agustine, D. dan Sujana, D. (2022). Pelatihan Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 452–459. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v6i2.9220
Putriana, M., Syahputra, Y., dan Aulia, D. (2024). Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan bagi Ibu Rumah Tangga. Community Service and Engagement Program (Comsep), 3(1), 23–31.
Rahmadiana, A. (2023). Sosialisasi dan Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik pada Bank Sampah Kota Tangerang. Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1): 24-30. http://dx.doi.org/10.32503/cendekia.v5i1.3032
Safitri, I., Yuliono, A., Sofiana, M. S. J., Helena, S., Kushadiwijayanto, A. A., dan Warsidah, W. (2021). Peningkatan Kesehatan Masyarakat Teluk Batang secara Mandiri melalui pembuatan Handsanitizer dan Desinfektan berbasis Eco-Enzyme dari Limbah Sayuran dan Buah. Journal of Community Engagement in Health, 4(2), 371–377. https://doi.org/10.30994/jceh.v4i2.248
Saputro, Y.E., Kismartini, dan Syafrudin. (2015). Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat melalui Bank Sampah. Indonesian Journal of Conservation, 4(1), 83-94.
Septiani, U., Najmi, dan Oktavia, R. (2021). Eco Enzyme: Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Produk Serbaguna di Yayasan Khazanah Kebajikan. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1–7. Jakarta, 28 Oktober 2021. Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Sulistyowati, A., Herawati, H., dan Nuryati, N. (2022). Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci dari Minyak Bekas untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan di Surakarta. Jurnal Abdimas Media Publikasi, 2(4), 145–150.
Syahrorini, S., Prihatiningrum, A.E., Mulyadi, A., dan Saidi, I.A. (2022). Training on processing household organic waste into eco enzyme at 'Aisyiyah Sidoarjo Orphanage. Community Empowerment, 7(11), 1898-1904.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











