Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik (Bokashi) Dari Kotoran Hewan Ternak Desa Picisan Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung

  • Riki Dianagari Universitas Islam Kadiri
  • Illa Novia Anggraini

Abstract

Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu desa yang perekonomiannya bertumpu pada sektor pertanian. Hampir seluruh warga di Desa Picisan berprofesi sebagai petani dan peternak. Namun ada satu permasalahan yang perlu diselesaikan. Limbah peternakan sangat belum dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Picisan dan sangat mengganggu lingkungan sekitar karena bau kotoran yang menyengat. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik (Bokashi) dari kotoran ternak dijalankan  selama 1 hari dengan didemonstrasikan cara pembuatan pupuk bokashi. Setelah kegiatan ini diharapkan para petani dan peternak dapat membuat pupuk organik (Bokashi) sendiri di rumah, sehingga dapat menghemat biaya pengeluaran untuk membeli pupuk lagi.

References

Balai Penelitian Tanah. 2005. Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air dan Pupuk. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian, Jakarta.

Gonzales, R.F., L.R. Cooperband. 2002. Bokashi effects on soil physical properties and field nursery production. Compost Sci. Util. 10:226-237.

Pangaribuan, D.H., O.L. Pratiwi, Lismawati. 2011. Pengurangan pemakaian pupuk anorganik dengan penambahan bokashi serasah tanaman pada budidaya tanaman tomat. J. Agron. Indonesia 39:173-179.
Published
2019-06-10
How to Cite
DIANAGARI, Riki; ANGGRAINI, Illa Novia. Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik (Bokashi) Dari Kotoran Hewan Ternak Desa Picisan Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung. Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 38-41, june 2019. ISSN 2685-130X. Available at: <https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/CENDEKIA/article/view/467>. Date accessed: 11 aug. 2020. doi: https://doi.org/10.32503/cendekia.v1i1.467.
Section
Articles