Pemberdayaan Masyarakat Kota di Wilayah RW VI Kelurahan Jatimulyo Malang Melalui Model Budidaya Sayur Organik

  • Indiyah Murwani Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UNISM
  • Siti Muslikah Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UNISMA
  • Siti Asmaniyah Mardiyani Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UNISMA

Abstract

Ibu-ibu yang tinggal di wilayah RW VI sebagian tidak bekerja sehingga masih memiliki waktu untuk melakukan  kegiatan produktif,  dengan cara melakukan budidaya sayur organik. Metode yang dilakukan dengan  melatih dan praktek cara mengelola sampah organik menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan sebagai media tanam sayuran. Sempitnya lahan bertanam diatasi dengan  sistem tanam vertikultur. Data yang diperoleh bahwa kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai cukup tinggi yaitu sebesar 100 %, warga yang membuang sampah di pekarangan sendiri hanya 10%, karena ada petugas sampah yang selalu mengambil sampah. Dari hasil pengamatan di lapang bahwa ibu-ibu sudah melakukan pemilahan sampah mulai dari dapur, dengan memilih sampah anorganik yang dijual ke tukang rombeng, sebesar 75 %. Ibu-ibu yang melakukan pemilahan sampah organik dan  memanfaatkan sebagai bahan kompos masih cukup rendah, yaitu  sebesar 35 %. Oleh karena itu tim terfokus melakukan penyuluhan terkait pemanfaatan sampah organik rumah tangga sebagai bahan baku kompos yang dapat dipergunakan sebagai media tumbuh bagi kebun sayur vertikultur. Kegiatan penyuluhan dilakukan 2 kali yakni pemberian materi dan praktek.  Materi utama yang diberikan adalah pemanfataan sampah organik sebagai kompos dan praktek budidaya sayuran secara vertikultur.

References

Abdalla, I. F. (2012). Socioeconomic aspects of urban and peri-urban agriculture: A diagnostic study in Khartoum, Sudan. kassel university press GmbH.

Alex, S.2016. Sayuran dalam Pot. Sayuran Konsumsi Tak Harus Beli. Pustaka Baru Press. Yogyakarta

BPS, 2010. Produksi Tanaman Sayuran dan Buah-buahan, di Indonesia. Badan Pusat Statistik. Jakarta.

Indiyah M, Asmaniyah, Muslikah dan Anita. 2019. Urban Farming Daerah Aliran Sungai. LPPM Unisma. Malang

Untung, K. (1997). Peranan pertanian organik dalam pembangunan yang berwawasan lingkungan. Makalah Yang Dibawakan Dalam Seminar Nasional Pertanian Organik.

Nisa, K. (2016). Memproduksi Kompos dan Mikro Organisme Lokal (Mol). Bibit Publisher.

Liferdi, L., & Saparinto, C. (2016). Vertikultur Tanaman Sayur. Penebar Swadaya Grup.

Munthe, K., Pane, E., & Panggabean, E. L. (2018). Budidaya Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Pada Media Tanam Yang Berbeda Secara Vertikultur. Agrotekma: Jurnal Agroteknologi Dan Ilmu Pertanian, 2(2), 138–151.

Noverita, 2005. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Pelengkap Cair Nipkaplus dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Baby Kaylan (Brassica oleraceae L.) secara vertikultur. Jurnal Penelitian Bidang Ilmu Pertanian, 3(1): 21-29.

Puriandi, F., & Indrajati, P. N. (2013). Proses perencanaan kegiatan pertanian kota yang dilakukan oleh komunitas berkebun di Kota Bandung sebagai masukan pengembangan pertanian kota di kawasan perkotaan. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota,(24), 3, 227–240.

Rosy N, 2017. 30 Teknik Tabulampot Banjir Buah. PT Trubus Swadaya. Jakarta.

Santoso, E. B., & Widya, R. R. (2014). Gerakan pertanian perkotaan dalam mendukung kemandirian masyarakat di kota Surabaya. Seminar Nasional Cities.
Published
2021-06-01
How to Cite
MURWANI, Indiyah; MUSLIKAH, Siti; MARDIYANI, Siti Asmaniyah. Pemberdayaan Masyarakat Kota di Wilayah RW VI Kelurahan Jatimulyo Malang Melalui Model Budidaya Sayur Organik. Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 9-17, june 2021. ISSN 2685-130X. Available at: <https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/CENDEKIA/article/view/1411>. Date accessed: 20 sep. 2021. doi: https://doi.org/10.32503/cendekia.v3i1.1411.
Section
Articles