Micro-Resilience Fund: Model Tata Kelola Permodalan Berbasis Pkk Untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Banjir Dan Angin Kencang Di Desa Mojokrapak - Jombang
Abstract
Peningkatan intensitas hujan deras dan angin kencang sebagai bagian dari bencana hidrometeorologi telah meningkatkan kerentanan ekonomi masyarakat di tingkat komunitas. Di Desa Mojokrapak, kejadian banjir dan angin kencang menyebabkan kerusakan fasilitas umum berupa atap mushola, yang penanganannya masih bersifat reaktif melalui gotong royong warga dan dana desa yang dikumpulkan setelah kejadian. Kondisi ini menunjukkan belum adanya sistem kesiapsiagaan finansial yang terstruktur di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Micro-Resilience Fund (MRF) sebagai model tata kelola permodalan berbasis PKK dalam mitigasi bencana hidrometeorologi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan penyuluhan lisan kepada anggota PKK. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman anggota PKK terhadap urgensi dana mitigasi, serta kesiapan dalam mengelola dana gotong royong berbasis komunitas. Model MRF menjadi solusi preventif yang mendorong kesiapsiagaan finansial sebelum terjadinya bencana.

