Peningkatan Produk Melalui Proses Pasca Panen Kopi Metode Fermentasi

  • Nastiti Winahyu Universitas Islam Kadiri
  • Ratna Dewi Mulyaningtiyas Universitas Islam Kadiri
  • Erlin Widya Fatmawati Universitas Islam Kadiri
  • Sri Kalimah Universitas Islam Kadiri
  • Meika Anjaly Universitas Islam Kadiri
  • Arisyahidin Arisyahidin Universitas Islam Kadiri

Abstract

Kawasan Lereng Gunung Wilis, merupakan salah satu sentra penghasil kopi arabika di Kabupaten Kediri yang memiliki karakteristik cita rasa khas. Meskipun memiliki potensi yang besar, sebagian besar petani masih menjual kopi dalam bentuk cherry atau green bean hasil pengolahan konvensional sehingga nilai tambah produk yang diperoleh relatif rendah. Permasalahan tersebut disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan mengenai teknologi pasca panen, khususnya proses fermentasi yang mampu meningkatkan mutu fisik, cita rasa, dan nilai ekonomi kopi. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, penyuluhan, pelatihan praktik fermentasi, demonstrasi proses pengolahan, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test yang diikuti oleh 29 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik fermentasi dari rata-rata nilai pre-test sebesar 56,7 menjadi 89,5 pada post-test. Program ini membuktikan bahwa penerapan teknologi fermentasi sebagai inovasi pasca panen mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat daya saing kopi lokal.

Published
2026-07-24
How to Cite
WINAHYU, Nastiti et al. Peningkatan Produk Melalui Proses Pasca Panen Kopi Metode Fermentasi. JIA (Jurnal Implementasi Abdimas), [S.l.], v. 3, n. 1, p. 41-49, july 2026. Available at: <https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/jia/article/view/9110>. Date accessed: 28 july 2026.