Pengaruh Fraud Hexagon Theory Terhadap Internal Fraud - Studi Pada Perusahaan Perbankan di Indonesia
Abstract
Kecurangan merupakan salah satu risiko bisnis yang rawan terjadi di lingkungan perusahaan terutama dilingkungan perbankan yang merupakan bisnis di bidang keuangan. Kecurangan memberikan dampak merugikan bagi korban kecurangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor penyebab terjadinya kecurangan dengan tindakan kecurangan. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori yang diuji menggunakan analisis regresi logistik. Penelitian ini menggunakan 27 sampel perusahaan perbankan dari 43 perusahaan perbankan selama tahun 2019-2023, sehingga terdapat 132 data observasi yang diambil dengan metode purposive sampling. Temuan penelitian ini menunjukkan hasil bahwa variable arogansi berpengaruh positif signifikan 0,012 dengan koefisien regresi 1,028 dan kesempatan berpengaruh positif (B=0,191) signifikan (0,003) terhadap tindakan kecurangan, namun tekanan, rasionalisasi, kemampuan, dan kolusi tidak berpengaruh terhadap tindakan kecurangan. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 6 faktor fraud hexagon theory yang dapat mendorong terjadinya potensi kecurangan ada 2 yakni kesempatan dan arogan, sedangkan 4 faktor lainnya tidak menyebabkan potensi kecurangan yakni tekanan, rasionalisasi, kemampuan, dan kolusi.
Kata kunci: arogan, fraud hexagon, kecurangan internal, kemampuan, kolusi, peluang, rasionalisasi, tekanan,
Abstract
Fraud is one of the business risks that are prone to occur in the corporate environment, especially banking companies. Fraud has a detrimental impact on victims of fraud. This study aims to analyze the relationship between the causes of fraud and fraud. This study is an explanatory study tested using logistic regression analysis. This study used 27 samples from 43 banking companies during 2019-2023, with a total of 132 research data taken using the purposive sampling method. The results of the study showed that arrogance had a significant positive effect with a significance value of 0.012 with a regression coefficient of 1.028 and opportunity had a positive effect (B = 0.191) significant (0.003) on fraud, but pressure, rationalization, ability, and collusion did not affect fraud. Based on this study, it can be concluded that the 6 fraud hexagon theory factors that can encourage the potential for fraud are 2, namely opportunity and arrogance, while the other 4 factors do not cause the potential for fraud, namely pressure, rationalization, ability, and collusion.
Keywords: arrogant; collusion; competence; fraud; ; fraud hexagon; opportunity; pressure; rationalization

























