Penilaian Usaha Peternakan Pada Model Penerapan Good Farming Practice Di Agroedupark Desa Dalisodo Kecamatan Wagir

  • Hediana Candra Universitas Tribhuana Tunggadewi
  • Nonok Supartini Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
  • Karunia Setyowati Suroto Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
  • K Farida Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
  • M Nurul Program Studi Magister Ekonomi Pertanian Sekolah pasca Sarjana Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Abstract

Good Farming Practice merupakan pedoman dalam budidaya yang baik dan benar dalam beternak. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui  Evaluasi Usaha Peternakan Pada Penerapan Good Farming Practice di Agroedupark Desa Dalisodo Kecamatan Wagir. Penelitian dilaksanakan di Agroedupark Desa Dalisodo Kecamatan Wagir Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan dilakukan selama 1 Bulan dari Bulan juli  2023 sampai Agustus 2023.Tujuan utama dari pedoman budidaya ternak kambing dan domba yang baik tersebut yaitu meningkatkan populasi ternak, produksi daging dan produktivitas peternakan. Kementrian pertanian pada tahun 2001 membuat good farming practice peternakan kambing dan domba dengan 4 ruang lingkup yang mencakup sarana, proses produksi, pelestarian lingkungan, dan pengawasan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan keadaan atau kondisi peternakan kambing dan domba di Agroedupark dalam penerapan Good Farming Practice (GFP).Data primer  diperoleh melalui wawancara, observasi. Data sekunder  adalah data yang diperoleh dari instansi yang terkait,kantor peternakan didaerah setempat,data BPS,dan buku- buku yang mendukung penelitian publikasi ilmiah dan literatur . Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan aspek Good Farming Practice (GFP) usaha peternakan di Agroedupark dari masing- masing aspek sarana 3,15% proses produksi 32%, pelestarian lingkungan 0,3%, dan aspek pengawasan 0,35% .Nilai performa GFP di Agroedupark telah dilakukan meskipun dengan hasil masih kurang baik.

References

Anggraeni, A., dan Mariana, E., 2016. Evaluasi Aspek Teknis Pemeliharaan Sapi Perah Menuju Good Diary Farming Practices Pada Peternakan Sapi Perah Rakyat Pondok Rangon. Jurnal Agripet. 16 (2), pp. 90-96.
Andriyadi,A.2012. Kajian Peneraan Good dariy. Farming Practices pada peternakan sapi perah rakyat di kelurahan kebon pedes kecamatan Tanah Sareal Bogor.Skripsi. Bogor (ID);Istitus pertanian Bogor.
Budiyanto. (2013). Mengenal Jenis-jenis Ternak Kambing yang Berada di Indonesia. https://elbudiyanto/ wordpress.com/. Diakses 2018.
Dahlan, M dan Hudi.2011.Studi manajemen perkandangan kambing di dusun wanget desa kaliwates kecamatan kembangbahu kabupaten lamongan. Jurnal ternak.2 (1);24-
29
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.2021. Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan .Jakarta. farming practices or animal production food safety. Animal Production Food Safety Working Group. Paris (FR): World Organization for Animal Health (OIE).
Haryanto, B, Ismeth Inounu, I. Ketut Sutema. 1997. Ketersediaan dan Kebutuhan Teknologi Produksi Kambing dan Domba. Proseding Seminar nasional Peternakan dan Veteriner. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan BPPP. Departemen Pertanian. Bogor.
Julpanijar., Hasnudin dan Rahman, A. (2016). Analisis Pendapatan Usaha Ternak di Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat. Jurnal Agribisnis Sumatra Utara, 4 (1), 9-19.
Published
2025-09-12
How to Cite
CANDRA, Hediana et al. Penilaian Usaha Peternakan Pada Model Penerapan Good Farming Practice Di Agroedupark Desa Dalisodo Kecamatan Wagir. Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 21-30, sep. 2025. ISSN 2598-6325. Available at: <https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/FilliaCendekia/article/view/6173>. Date accessed: 23 jan. 2026. doi: https://doi.org/10.32503/fillia.v10i1.6173.