Dampak Efisiensi Ekonomi Dan Pendapatan Terhadap Keberlanjutan Usaha Tani Tembakau Di Kabupaten Madiun
Abstract
Efisiensi ekonomi sangat berpengaruh dalam pendapatan petani tembakau yang dijabarkan melalui faktor-faktor produksi. Efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi dilakukan dengan cara pengukuran setiap faktor produksi yang digunakan sehingga akan diketahui batas maksimal penggunaan faktor produksi tersebut. Efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi inilah yang nantinya dapat menjadi acuan untuk keberlanjutan usaha tani tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Bagaimana efisiensi ekonomi terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau di Kabupaten Madiun, (2) Bagaimana pendapatan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau di Kabupaten Madiun, (3) Bagaimana efisiensi ekonomi dan pendapatan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau di Kabupaten Madiun. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan di 3 kecamatan yakni Kecamatan Saradan, Kecamatan Pilangkenceng, dan Kecamatan Kare Kabupaten Madiun Provinsi Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalan penelitian kualitatif dengan pendekatan survei. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling. Objek penelitian adalah petani sebagai responden sebanyak 150 orang, yaitu petani tembakau di Kecamatan Saradan, Kecamatan Pilangkenceng, dan Kecamatan Kare. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan melalui fugsi produksi Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, faktor produksi sangat berpengaruh pada pendapatan dan juga keberlanjutan usaha petani tembakau di Kabupaten Madiun. Kedua, di 3 kecamatan yang telah dilakukan survei nilai yang dihasilkan sangat positif untuk keberlanjutan usaha tani tembakau.
References
BPS Kabupaten Madiun. 2023. Luas/Banyaknya Pohon Tanaman Perkebunan Rakyat di Kabupaten Madiun Menurut Kecamatan Tahun 2023. https://madiunkab.bps.go.id/ link - TabelStatis/view/id/85.
Budiono. 2002. Ekonomi Mikro Seri Sinopsis: Pengantar Ilmu Ekonomi No.1. BPFE, Yogyakarta.
Cahyono, B. 2005. Tembakau: Budidaya danAnalisis Usaha Tani. Kanisius,Yogyakarta.
Djojosumarto, P, 2008. Pestisida dan Aplikasinya, PT. Agromedia Pustaka, Jakarta.
Fauziyah, E. 2010. Analisis efisiensi teknis usahatani tembakau (suatu kajian dengan menggunakan fungsi produksi frontier stokhastik). Jurnal Embriyo. 7 (1): 1-7
Ghozali, I. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Gujarati, D. 2010. Ekonometrika Dasar. Terjemahan Sumarno Zain. Erlangga, Jakarta.
Hanum, C. 2008. Teknik Budidaya Tanaman Jilid 3. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.
Hermaningsih, H. 2014. Pengaruh perubahan iklim terhadap perilaku petani tembakau di Kabupaten Jember. J. Matematika, Saint dan Teknologi 1 (15): 42-51.
Mamat H.S., S.R.P. Sitorus , H.Hardjomidjojo, dan A.K. Seta. 2006. Analisis mutu, produktivitas, keberlanjutan dan arahan pengembangan usahatani tembakau di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. J. Littri 12 (4): 146 – 153.
Martono, N. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Ramadhani, Y. 2011. Analisis efisiensi, skala dan elastisitas produksi dengan pendekatan Cobb-Douglas dan regresi berganda. J. Teknologi 4 (1): 53-61.
Singarimbun, M. dan S. Effendi. 2006. Metode Penelitian Survei. LP3S, Jakarta.
Soekartawi. 2002. Prinsip Ekonomi Pertanian. Rajawali Press. Jakarta.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.
Wiratna, S dan P. Endrayanto. 2012. Statistik Untuk Penelitian. Graha Ilmu. Jakarta
Sugiarto; Tedy Herlambang; Brastoro; rachmat Sudjana; Said Kelana. (2007). Ekonomi Mikro (Sebuah Kajian Komprehensif). PT. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.
Hertanto. (2019). Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Indah, P. N., Harya, G. I.,
Fatma, L., Pratiwi, L., & Widayanti, S. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Olahan Kakao Industri di Jawa Timur Indonesia. 652–656.
Indah, P. N., Harya, G. I., Pratiwi, L. F. L., & Widayanti, S. (2019). Analysis of Factors Influencing Processed Cocoa Industry in East Java Indonesia. 1(Icst), 652–656. https://doi.org/10.2991/icst-18.2018.133
Insani, A. Y., Novi Marchianti, A. C., & Wahyudi, S. S. (2018). Perbedaan Efek Paparan Pestisida Kimia dan Organik terhadap Kadar Glutation (GSH) Plasma pada Petani Padi. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 17(2), 63. https://doi.org/10.14710/jkli.17.2.63-67
Irawan, U. S. : A. P., & Utranto, H. (2018). Pembuatan Persemaian dan Pembibitan Tanaman Hutan.
Kittilertpaisan, J., Kittilertpaisan, K., & Khatiwat, P. (2019). Technical Efficiency of Rubber Farmers’ in Changwat Sakon Nakhon: Stochastic Frontier Analysis. International Journal of Economics and Financial Issues, 6(6Special Issue), 138–141.
Kusumawati, D. E., & Istiqomah. (2022). Pestisida Nabati sebagai Pengendali OPT.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0






