UJI PERTUMBUHAN MISELIA ISOLAT TERSELEKSI DAN 2 TETUA JAMUR MERANG (Volvariella volvaceae) PADA G4 MEDIA PDA DAN G5 MEDIA BAGLOG SECARA IN VITRO
Abstract
Jamur merang merupakan salah satu jamur konsumsi yang banyak disukai oleh masyarakat karena rasanya yang enak, teksturnya yang halus serta memiliki kandungan gizi yang banyak. Karena permintaan pasar yang tinggi, jamur merang memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan. Namun, salah satu kendala dalam budidaya jamur merang adalah bibit jamur yang kualitasnya belum memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan isolat dengan pertumbuhan miselia terbaik pada media PDA dan media baglog untuk dijadikan bibit sebar G5. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang yang berlokasi di Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang pada bulan Maret sampai Mei 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yang terdiri dari 6 faktor. isolat yaitu isolat jamur merang jenis putih dan jamur merang jenis semi, serta isolat jamur merang Faperta Unsika (hasil persilangan dari jamur merang jenis putih, dan jamur merang jenis semi) yang meliputi isolat FP001, FP003, FP005 FP010 dan diulang sebanyak 5 kali. Pengaruh perlakuan dianalisis dengan analisis ragam taraf 1%, kemudian dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT ( Duncan Multiple Range Test ) pada taraf 1%. Parameter yang diamati meliputi diameter pertumbuhan miselia G4 media PDA, laju pertumbuhan miselia G4, panjang pertumbuhan miselia G5 media baglog dan laju pertumbuhan miselia G5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata antara pertumbuhan miselia isolat terseleksi dan 2 tetua jamur dari koleksi Faperta Unsika pada media PDA G4 dan media baglog G5. Isolat FP005 memberikan hasil terbaik pada diameter pertumbuhan miselia media PDA sebesar 7,382 cm dengan laju pertumbuhan terbaik pada hari ke-2 sampai ke-3 sebesar 3,890 cm/hari. Isolat FP003 memberikan hasil terbaik pada panjang pertumbuhan miselia media baglog sebesar 14,002 cm dengan laju pertumbuhan terbaik pada hari ke-8 sampai ke-9 sebesar 2,034 cm/hari. Dari hasil penelitian ini, diharapkan isolat jamur merang Faperta Unsika FP005 dan FP003 dapat dijadikan kandidat bibit sebar jamur merang unggul untuk mengembangkan budidaya jamur merang di Karawang.
Kata Kunci : Isolat, Jamur Merang, Miselia, Media
References
Ahlawat, O. P., & Kaur, H. (2018). Characterization and optimization of fruit body yield in Volvariella volvacea white strain. Indian Journal of Experimental Biology, 56(2), 112–120.
Amelia, F. R., Lestari, A., & Supriadi, D. R. (2023). Uji Pertumbuhan Beberapa Nomor Isolat Calon Bibit Sebar F3 Jamur Merang (Volvariella volvaceae) FAPERTA UNSIKA Menggunakan Media Tumbuh Jerami Padi. Jurnal Agroplasma, 10(1), 169–177.
Arifin, & Novitasari, A. (2022). Cekaman Air dan Kehidupan Tanaman. UB Press.
Badan Pusat Satistik. (2021). Kabupaten Karawang Dalam Angka 2021. Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang.
Badan Pusat Satistik. (2022). Kabupaten Karawang Dalam Angka 2022. Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang.
Dermawan, M. S., Egra, S., Wahyuni, E., Pudjiwati, E. H., Amarullah, Santoso, D., Murdianto, D., Sirait, S., & Hendris. (2019). Pengaruh Variasi Suhu Ruang Inkubasi Terhadap Waktu Pertumbuhan Rhizopus Oligosporus Pada Pembuatan Tempe Kedelai. J Hut Trop, 3(2), 58–63.
Dwiyani, R. (2015). Kultur Jaringan Tumbuhan. Pelawa Sari.
Gomez, K. A., & Gomez, A. A. (2010). Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian. UI Press.
Gunawan, A. W., & Hartanti, A. T. (2019). Biologi dan Bioteknologi Cendawan Dalam Praktik (A. Suwanto (ed.); Edisi 4). Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Handiyanto, S., Hastuti, U. S., & Prabaningtyas, S. (2013). Pengaruh Medium Air Cucian Beras Terhadap Kecepatan Pertumbuhan Miselium Biakan Murni Jamur Tiram Putih. Seminar Nasional x Pendidikan Biologi FKIP UNS, 10(2), 1–6.
Heirina, A., Rozirwan, & Hendri, M. (2020). Isolasi dan aktivitas antibakteri jamur endofit pada mangrove Sonneratia alba dari Tanjung Carat Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. JPS : Jurnal Penelitian Sains, 22(1), 16–24.
Herlina. (2016). Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostretus) pada Variasi Media tanam Serbuuk Gergaji Kayu dan Tanda Kosong Kelapa Sawit. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi. UIN Alauddin Makassar.
Hermawati, N., Lestari, A., & Rahmi, H. (2022). Pengaruh Subtitusi Sekam Padi dan Konsentrasi Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Merang (Volvariella volvaceae. Bull). Agrohita : Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, 7(1), 53–57.
Lestari, A., Azizah, E., Sulandjari, K., & Yasin, A. (2018). Pertumbuhan Miselia Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Lokasi Pacing dengan Jenis dan Konsentrasi Media Biakan Murni Secara In Vitro. Jurnal Agro, 5(2), 14–126.
Lestari, A., Saputro, N. W., & Adiansyah, R. (2019). Uji Laju Pertumbuhan Miselia Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Lokasi Purwasari Terhadap Jenis Media Biakan Murni Dan Umur Panen Yang Berbeda. Jurnal Agrotek Indonesia, 4(1), 44–49.
Lestari, I. D., & Fauziah, U. T. (2023). Identifikasi Keragaman Jenis Fungi Makroskopis di Kawasan Hutan Liang Bukal, Moyo Huulu, Sumbawa. Jurnal Kependidikan, 7(2), 8–18.
Listyawati, A. F. (2016). Pola Pertumbuhan Pseudomonas sp. dengan Menggunakan Variasi Konsentrasi D-glukosa dalam Media Pertumbuhan Terhadap Waktu Inkubasi. Jural Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, 5(2), 29–32.
Manik, D. (2018). Pengaruh Pemberian Ampas Tahu dan Sumber Bibit Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Medan Area.
Mardalena. (2016). Fase Pertumbuhan Isolat Bakteri Asam Laktat (BAL) Tempoyak Asal Jambi yang Disimpan Pada Suhu Kamar. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 11(1), 58–66.
Masdjadinata, B. S. (2022). Uji Daya Hasil Isolat F3 Faperta Unsika dan Bibit Komersil Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Pada Media Proporsi Subsitusi 25% Serbuk Sabut Kelapa. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Singaperbangsa Karawang.
Rendowaty, A., Djamaan, A., & Handayati, D. (2107). Waktu Kultivasi Optimal dan Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Etil Asetat Jamur Simbion Aspergillus unguis (WR8) dengan Haliclona fascigera. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 4(2), 49–54.
Riduwan, M., Hariyono, D., & Nawawi, M. (2013). Pertumbuhan dan Hasil Jamur Merang (Volvariella volvaceae) pada Berbagai Sistem Penebaran Bibit dan Ketebalan Media. Jurnal Produksi Tanaman, 1(1), 70–79.
Safitri, S. A., & Lestari, A. (2021). Uji Produktivitas Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Bibit F4 Asal Cilamaya Dengan Berbagai Konsentrasi Media Tanam Substitusi Tongkol Jagung. Agrotekma : Jurnal Argroteknologi Dan Ilmu Pertanian, 5(2), 122–131.
Sholikhah, U., & Hayati, A. (2013). Pengaruh Pemberian Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Merang (Volvariella volvaceae). Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 11(1), 58–62.
Sinaga, M. S. (2011). Budi Daya Jamur Merang (S. Nugroho (ed.); 1st ed.). Penebar Swadaya.
Sinaga, M. S. (2015). Budi Daya Jamur Merang. Penebar Swadaya.
Syelvia, elfi Y. (2018). Pengaruh suhu dan pH pertumbuhan jamur merang (Volvariella volvacea) terhadap degradasi lignin tandan kosong kelapa sawit. Jurnal APTEK : Fakultas Teknik UPP, 10(1), 29–35.
Wahyudi, A. (2018). Pengaruh Variasi Suhu Ruang Inkubasi Terhadap Waktu Pertumbuhan Rhizopus Oligosporus Pada Pembuatan Tempe Kedelai. Jurnal Redoks, 3(1), 37–44.
Wibowo, T. N. C., & Damanhuri. (2019). Studi Perbandingan Kualitas Bibit F1 Beberapa Jenis Jamur Tiram Putih (Pleurotus sp) Melalui Metode Persilangan Fusi Miselium Monokarion dan Metode Pembibitan Spora. Plantropica : Journal Of Agricultural Science, 4(2), 132–140.
Widiyanto, G. E. A., Lestari, A., & Rahayu, Y. S. (2021). Uji Produktivitas Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Bibit F3 Cilamaya dan Konsentrasi Media Tanam Ampas Tahu. Ziraa’Ah Majalah Ilmiah Pertanian, 46(1), 105–111.
Yadollahinia, A., & Jahangiri, M. (2009). Shrinkage of Potato Slice During Drying. Jurnal of Food Engieering, 94(2009), 52–58.
Yenie, E., & Utami, S. P. (2018). Pengaruh Suhu dan pH Pertumbuhan Jamur Merang (Volvariella Volvacea) Terhadap Degradasi Lignin Tandan Kosong Kelapa Sawit. Jurnal Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian, 10(1), 22–28.
Yuliawati, T. (2016). Pasti Untung dari Budidaya Jamur (1st ed.). PT. Agromedia Pustaka.
Yusriza, F. I., Barunawati, N., & Murdiono, W. E. (2023). Pengaruh Penambahan Lama Penyinaran dan Volume Air terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Varietas Florida. Plantropica : Journal Of Agricultural Science, 8(1), 19–28.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution License


