Analisis Kualitas Layanan terhadap Minat Kunjungan pada Puskeswan Kabupaten Tulungagung
Abstract
Pelayanan kesehatan hewan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan peternakan, terutama di Kabupaten Tulungagung yang memiliki potensi besar dalam sektor peternakan. Kualitas layanan yang baik di Puskeswan diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan hewan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap minat kunjungan pada Puskeswan Kabupaten Tulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei kuantitatif. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 92 orang, yang merupakan pemilik hewan ternak. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana, yang bertujuan untuk menguji hubungan antara variabel kualitas layanan dan minat kunjungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara kualitas layanan dan minat kunjungan, di mana peningkatan kualitas layanan berbanding lurus dengan meningkatnya minat masyarakat untuk mengunjungi Puskeswan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan di Puskeswan sangat penting untuk menarik lebih banyak kunjungan masyarakat, dan disarankan agar Puskeswan terus melakukan evaluasi dan perbaikan layanan.
References
Denhardt, J. V., & Denhardt, R. B. (2015). The new public service: Serving, not steering. Routledge.
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. (2023). Pedoman pelayanan kesehatan hewan di Puskeswan. Kementerian Pertanian.
Dwiyanto, A. (2021). Manajemen pelayanan publik. Gadjah Mada University Press.
FAO. (2021). Animal health and livestock production systems. Food and Agriculture Organization.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.
Lovelock, C., & Wirtz, J. (2016). Services marketing: People, technology, strategy. Pearson.
Mosadeghrad, A. (2014). Factors influencing healthcare service quality. International Journal of Health Policy and Management, 3(2), 77–89.
Oliver, R. (2014). Satisfaction: A behavioral perspective on the consumer. Routledge.
Osborne, S. P. (2018). The new public governance. Routledge.
Parasuraman, A., Zeithaml, V., & Berry, L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.
Pratiwi, D., & Suryani, N. (2020). Pengaruh kualitas pelayanan terhadap minat kunjungan ulang pasien. Jurnal Manajemen Kesehatan, 8(2), 101–109.
Putra, R., Wibowo, A., & Hartono, B. (2022). Veterinary public services and livestock productivity. Journal of Animal Health, 10(2), 85–93.
Putri, R., & Hidayat, T. (2021). Analisis kualitas pelayanan kesehatan hewan di Puskeswan. Jurnal Peternakan Indonesia, 23(1), 45–53.
Rahman, A., Nugroho, S., & Sari, D. (2022). Public veterinary service performance in Indonesia. Veterinary World, 15(4), 1023–1030.
Sari, M., Wulandari, R., & Putri, L. (2021). Service quality and patient loyalty. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 9(1), 55–63.
Sodiq, A., & Budiono, R. (2021). Development of veterinary services in rural areas. Indonesian Journal of Animal Science, 23(2), 88–97.
Tjiptono, F., & Chandra, G. (2019). Service, quality and satisfaction. Andi.
World Organisation for Animal Health. (2022). Zoonoses and animal health services.
Yusuf, M., & Kurniawan, D. (2020). Veterinary services and livestock development. Jurnal Ilmu Peternakan, 30(1), 67–75.
Zeithaml, V., Bitner, M., & Gremler, D. (2018). Services marketing: Integrating customer focus across the firm. McGraw Hill.
BBPKH Cinagara. (2025). Peningkatan kapasitas petugas Puskeswan untuk pelayanan kesehatan hewan profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0







