Pengaruh Disiplin Kerja, Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Pada Karyawan Sablon PT. Esa Kalen Jaya Kabupaten Mojokerto
Abstract
Abstract
This study aims to determine the effect of work discipline, workload, and work environment on the productivity of screen printing employees at PT Esa Kalen Jaya, Mojokerto Regency. The study used a quantitative approach with a survey method on 36 respondents and analyzed using multiple linear regression. The results showed that work discipline had a positive and significant effect on productivity with a significance value of 0.000 and a t-count of 4.428. Workload had a negative and significant effect on productivity with a significance value of 0.018 and a t-count of -2.503. The work environment had a positive and significant effect on productivity with a significance value of 0.022 and a t-count of 2.399. Simultaneously, the three variables had a significant effect on productivity with a significance value of 0.000 and an F-count of 16.773. The coefficient of determination (Adjusted R²) value of 0.575 indicates that 61.1% of the variation in employee productivity can be explained by work discipline, workload, and work environment, while the rest is influenced by other factors outside this study. In conclusion, work discipline and work environment are the factors that have the most positive influence on employee productivity compared to workload.
Keywords: Words Work Discipline, Workload, Work Environment, Employee Productivity.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas karyawan sablon pada PT Esa Kalen Jaya Kabupaten Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 36 responden dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 4,428. Beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap produktivitas dengan nilai signifikansi 0,018 dan t-hitung -2,503. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas dengan nilai signifikansi 0,022 dan t-hitung 2,399. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap produktivitas dengan nilai signifikansi 0,000 dan F-hitung 16,773. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,575 menunjukkan bahwa 61,1% variasi produktivitas karyawan dapat dijelaskan oleh disiplin kerja, beban kerja, dan lingkungan kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Kesimpulannya, disiplin kerja dan lingkungan kerja merupakan faktor yang paling berpengaruh positif terhadap produktivitas karyawan dibandingkan beban kerja.
Kata kunci: Disiplin Kerja, Beban Kerja, Lingkungan Kerja, Produktivitas Karyawan.
References
Arbyan, A.C. and Riyanto, S. (2023) “Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan,” Jurnal Studi Manajemen Organisasi, pp. 57–63.
Bakker, A.B. and Demerouti, E. (2017) Job demands–resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), pp. 273–285.
Boxall, P. and Purcell, J. (2016) Strategi dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Edited by 4. London: Palgrave Macmillan.
Dessler, G. (2020) Manajemen Sumber Daya Manusia. Edited by 16. New York: Pearson.
Haeranah and al., et (2022) “Pengaruh Disiplin dan Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Karyawan pada PT. CSG Makassar,” Jurnal Ilmiah Indonesia, pp. 19808–19823.
Hutauruk, F.J., Matondang, R. and Pujangkoro, S. (2022) “Pengaruh Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Karyawan,” Jurnal Sistem Teknik Industri, pp. 221–227.
Luthans, F. (2011) Perilaku Organisasi. Edited by 12. New York: McGraw-Hill.
Mangkunegara, A.A.A.P. (2017) Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Bandung: Refika Aditama.
Mondy, R.W. and Martocchio, J.J. (2016) Manajemen Sumber Daya Manusia. Edited by 14. New York: Pearson.
Munandar, A.S. (2015) Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta: UI Press.
Nitisemito, A.S. (1991) Manajemen Personalia. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Nurjihan, N.A., Sari, R.K. and Puspitorini, F. (2025) “Analisis Pengaruh Beban Kerja dan Disiplin Kerja,” Jurnal ilmu ekonomi, manajemen dan keuangan, pp. 240–251.
Rhamdani, N. and Kanda, S.A.S. (2024) “Analisa Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan,” Jurnal Ilmiah Mahasiswa, pp. 154–160.
Rivai, V. (2013) Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan. Jakarta: Rajawali Pers.
Robbins, S.P. and Hakim, T.A. (2019) Perilaku Organisasi. Edited by 18. New York: Pearson.
Robbins, S.P. and Hakim, T.A. (2020) Perilaku Organisasi. Edited by 18. New York: Pearson.
Spector, P.E. (2008) Psikologi Industri dan Organisasi. Edited by 5. Hoboken, NJ: Wiley.
Subiyanto, D., Prayekti and Devates, Y.H. (2024) “Penguatan Produktivitas,” Jurnal Manajemen dan Bisnis, pp. 64–85.
Yerkes, R.M. and Dodson, J.D. (1908) The relation of strength of stimulus to rapidity of habit‐formation. Journal of Comparative Neurology and Psychology, 18(5), pp. 459–482.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

