Efek Mediasi E-Wom, Dalam Hubungan Variabel Paid Promote, Content Marketing, Dan Keputusan Pembelian (Studi Kasus Akun Instagram @kedirikulinerku)
Abstract
Abstract
Pemasaran merupakan serangkaian tindakan yang dilakukan oleh suatu organisasi atau individu untuk mempromosikan, menjual, dan mendistribusikan barang dan jasa kepada pelanggan atau konsumen. Sementara itu, Assauri (2009) mengartikan pemasaran sebagai suatu kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan melalui suatu proses pertukaran. Menurut Tjiptono dkk. (2020), pemasaran adalah proses menciptakan, mempromosikan, mendistribusikan, dan menentukan harga barang dan jasa. (Kotler, Philip & Keller, 2016) mengartikan bauran pemasaran terdiri dari sekumpulan variabel yang dapat dikendalikan dan dapat digunakan oleh perusahaan untuk mencapai tingkat penjualan yang diinginkan di pasar sasaran. Bauran pemasaran dikelompokkan menjadi 4P (Product, Place, Price, Promotion). Dalam menentukan keputusan pembelian, konsumen seringkali melihat hasil penilaian orang lain melalui Google review, atau yang biasa disebut E-WOM. Teknik pengumpulan data primer dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dengan 16 indikator pertanyaan. Skala pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala Likert 1-5. Teknik analisis data menggunakan pendekatan Structural Equation Model (SEM) PLS (Partial Least Square) dengan bantuan aplikasi Smart PLS 3.0. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa digitalisasi penggunaan Instagram oleh pelaku usaha kuliner di Kota dan Kabupaten Kediri cukup efektif. Instagram, yang dimediasi oleh electronic word of mouth (e-WOM), berperan sebagai fasilitator dalam pengambilan keputusan konsumen.
References
Garton, L., Haythornthwaite, C., & Wellman, B. (1997). Studying online social networks. Journal of Computer-Mediated Communication, 3(1), JCMC313. https://doi.org/10.1111/j.1083- 6101.1997.tb00062.x
Kotler Philip & Keller, K. L. (2016). A framework for marketing management (sixth). Pearson.
Kotler, P. (1990). manajemen pemasaran, analisis, perencanaan & pengendalian. erlangga.
Muzakiah, A., & Trigartanti, W. (2021). Hubungan antara Tayangan Drama Serial Korea X dengan Minat Mahasiswa menjadi Reporter. Jurnal Riset Public Relations, 1(2), 104–111.
Siagian, A. O., Martiwi, R., & Indra, N. (2020). Kemajuan Pemasaran Produk Dalam Memanfaatkan Media Sosial Di Era Digital. Jurnal Pemasaran Kompetitif, 3(3),
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif. CV. Alfabeta
Sulistyaningsih, F. (2022). Pengaruh Paid Promote Terhadap Keputusan Pembelian Pada Pizza Lezzato Di Kota Pekanbaru.
Tjiptono, Fandy., Anastasia, Diana. (2020). Pemasaran (Andi (ed.)). Zeithaml, V. A., Bitner, M. J., & Gremler, D. D. (2012). Services Marketing. McGraw- Hill Education. https://books.google.co.id/books?i d=1ZrFYgEACAAJ
Alfiansyah, R., & Listiani, T. (2016). The Influence of Paid Promotion on Purchase Decisions on Instagram. Journal of Marketing Management.
Fahmi, M. (2018). Promotional Strategy Through Instagram. Journal of Communication Studies.
Tiffany, R., & Moeliono, D. (2021). Paid Promotion in Digital Marketing. Journal of Economics and Business.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License














