KARAKTER MORFOLOGI DUA VARIETAS PADI TRISAKTI PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN KABUPATEN SERANG

  • Natasha Nur Oktaviani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Sri Ritawati Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ratna Fitry Yenny Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Rusmana Rusmana Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Abstract

Padi merupakan komoditas pangan utama yang perlu dikembangkan pada berbagai agroekosistem, termasuk lahan sawah tadah hujan yang ketersediaan airnya sangat dipengaruhi oleh curah hujan. Trisakti Golden Rice (TGR) dan Trisakti MW (TMW) merupakan dua varietas turunan Trisakti 1 yang telah dibudidayakan petani di Kecamatan Cinangka, tetapi informasi karakter morfologinya pada sawah tadah hujan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan karakter morfologi TGR dan TMW pada lahan sawah tadah hujan di Desa Rancasanggal, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Penelitian dilaksanakan Oktober–Desember 2025 menggunakan observasi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel dipilih secara purposive menggunakan pola W, terdiri atas lima tanaman dari setiap varietas. Karakter yang diamati meliputi batang, daun, malai, gabah, dan beras berdasarkan panduan karakterisasi padi. TGR memiliki batang lebih panjang dan jumlah batang per rumpun lebih banyak, sedangkan TMW memiliki diameter batang lebih besar. TMW juga memiliki helaian daun dan daun bendera lebih panjang dan lebar, malai lebih panjang, jumlah gabah per malai lebih tinggi, serta bobot 1.000 gabah lebih besar. Karakter kualitatif yang diamati meliputi bulu permukaan daun, bentuk gabah dan beras, serta warna beras. TGR menghasilkan beras merah, sedangkan TMW menghasilkan beras kuning. Karakter tersebut menjadi informasi awal untuk identifikasi dan pemanfaatan kedua varietas pada lahan sawah tadah hujan.


 


Kata kunci: karakterisasi morfologi; padi; sawah tadah hujan; Trisakti Golden Rice; Trisakti MW


 


Rice is a major food crop that needs to be developed across diverse agroecosystems, including rainfed lowlands where water availability is strongly influenced by rainfall. Trisakti Golden Rice (TGR) and Trisakti MW (TMW) are two derivatives of Trisakti 1 cultivated by farmers in Cinangka District, but information on their morphological characteristics under rainfed lowland conditions remains limited. This study aimed to identify and describe the morphological characteristics of TGR and TMW in a rainfed lowland in Rancasanggal Village, Cinangka District, Serang Regency. The study was conducted from October to December 2025 using descriptive observation with quantitative and qualitative approaches. Samples were selected purposively using a W-pattern, with five plants from each variety. Observed characters included stems, leaves, panicles, grains, and rice based on rice characterization guidelines. TGR had longer stems and more stems per hill, whereas TMW had a larger stem diameter. TMW also had longer and wider leaf blades and flag leaves, longer panicles, more grains per panicle, and higher 1,000-grain weight. Qualitative differences were observed in leaf pubescence, grain and rice shape, and rice color. TGR produced red rice, whereas TMW produced yellow rice. These characteristics provide initial information for identifying and utilizing both varieties in rainfed lowland agroecosystems.


 


Keywords: morphological characterization; rainfed lowland; rice; Trisakti Golden Rice; Trisakti MW

References

Ahadiyat, Y. R., Hadi, S. N., & Herliana, O. (2020). Karakter morfo-fisiologi dan hasil padi gogo toleran kekeringan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(3), 462–467.
Beding, P. A., Palobo, F., Tiro, B. M. W., & Lestari, R. H. S. (2021). Climate change impact on rice productivity in the rainfed Merauke District, Papua. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 648(1), 1–7.
Budiwati, G. A. N., Kriswiyanti, E., & Astarini, I. A. (2020). Aspek biologi dan hubungan kekerabatan padi lokal (Oryza sativa L.) di Desa Wongaya Gede Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali. Metamorfosa: Journal of Biological Sciences, 6(2), 277–294.
Campbell, S., Greenwood, M., Prior, S., Shearer, T., Walkem, K., Young, S., Bywaters, D., & Walker, K. (2020). Purposive sampling: Complex or simple? Research case examples. Journal of Research in Nursing, 25(8), 652–661.
Carolina, F. S. Y., Indradewa, D., Purwestri, A., & Rachmawati, D. (2021). Morphological and anatomical characteristics of Indonesian rice roots from East Nusa Tenggara contribute to drought tolerance. Asian Journal of Agriculture and Biology, 2021(1), 1–11.
Ezward, C., Suliansyah, I., Rozen, N., & Dwipa, I. (2020). Identifikasi karakter vegetatif beberapa genotipe padi lokal Kabupaten Kuantan Singingi. Menara Ilmu, 14(2), 12–20.
Fitria, D. L., Ilyas, I., & Alvisyahrin, T. (2024). Karakterisasi sifat fisika dan kimia tanah sawah tadah hujan dan sawah irigasi pada ordo Entisol dan Inceptisol di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 9(1), 590–599.
Ishimaru, T., Sasaki, K., Lumanglas, P. D., Cabral, C. L. U., Ye, C., Yoshimoto, M., Kumar, A., & Henry, A. (2022). Effect of drought stress on flowering characteristics in rice (Oryza sativa L.). Plant Production Science, 25(3), 359–370.
Karimah, A. Z., Siswoyo, T. A., Kim, K. M., & Ubaidillah, M. (2021). Genetic diversity of rice germplasm (Oryza sativa L.) of Java Island, Indonesia. Journal of Crop Science and Biotechnology, 24(1), 93–101.
Kodir, K. A., Yuana, J., & Priatna, S. (2018). Karakterisasi padi lokal Pegagan (Siputih) pada agroekosistem rawa lebak Sumatra Selatan. Buletin Plasma Nutfah, 24(2), 77–82.
Novianti, V., Indradewa, D., Maryani, M., & Rachmawati, D. (2020). Selection of local swamp rice cultivars from Kalimantan (Indonesia) tolerant to iron stress during vegetative stage. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 21(12), 5650–5661.
Prianto, J., Aziez, A. F., & Harieni, S. (2024). Karakter perakaran dan hasil berbagai varietas padi sawah (Oryza sativa L.) dengan aplikasi mikoriza pada lahan sawah tadah hujan. Jurnal Ilmiah Agrineca, 19(2), 66–72.
Purwansyah, T. S., Rosanti, D., & Kartika, T. (2021). Morfometri beberapa varietas tanaman padi (Oryza sativa L.) di Kecamatan Pulau Rimau Banyuasin. Jurnal Indobiosains, 3(2), 28–38.
Salsinha, Y. C. F., Didik, I., Yekti, A. P., & Diah, R. (2020). Morphophysiological changes during vegetative stage drought stress in the local pigmented rice (Oryza sativa L.) from East Nusa Tenggara. AIP Conference Proceedings, 2260, 1–9.
Silitonga, T. S., Suwarno, I. H., Damanhuri, A. A. D., & Hakim, K. (2003). Panduan sistem karakterisasi dan evaluasi tanaman padi. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Komisi Nasional Plasma Nutfah.
Suhartini, T. (2016). Spesies padi liar (Oryza spp.) sebagai sumber gen ketahanan cekaman abiotik dan biotik pada padi budidaya. Jurnal Litbang Pertanian, 35(4), 197–207.
Sukerti, N. M. S., Widyastuti, L. P. Y., Javandira, C., & Sapanca, P. L. Y. (2024). Morfologi malai lima varietas padi (Oryza sativa L.) pada budidaya organik. Agrivet, 30(2), 153–160.
Supriyanti, A., Supriyanta, S., & Kristamtini, K. (2015). Karakterisasi dua puluh padi (Oryza sativa L.) lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta. Vegetalika, 4(3), 29–41.
Hadiyanti, D., & Suparwoto. (2023). Adaptasi varietas padi Inpago dan Inpari di lahan rawa lebak dangkal Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Pertanian Agros, 25(4), 3439–3446.
Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian. (2014). Panduan pelaksanaan uji keunikan, keseragaman dan kestabilan padi (Oryza sativa L.). Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Published
2026-10-07
How to Cite
OKTAVIANI, Natasha Nur et al. KARAKTER MORFOLOGI DUA VARIETAS PADI TRISAKTI PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN KABUPATEN SERANG. Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia, [S.l.], v. 11, n. 2, p. 127-135, oct. 2026. ISSN 2548-9372. Available at: <https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/HijauCendekia/article/view/9330>. Date accessed: 11 oct. 2026. doi: https://doi.org/10.32503/hijau.v11i2.9330.