RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG PULUT LOKAL (Zea mays ceratina. L) PADA KONDISI CEKAMAN KERING DAN NITROGEN RENDAH

  • Nur Fitriyah

Abstract

Kondisi perubahan iklim di Indonesia yang tidak menentu mengakibatkan tanaman musiman khususnya jagung pulut terganggu pertumbuhannya. Selain cekaman kekeringan, Kandungan hara N tanah yang rendah juga menjadi faktor pembatas dalam upaya peningkatan produksi jagung pulut.  Untuk itu penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi jagung pulut akibat kondisi cekaman kering dan  pemupukan N rendah di Desa Kidang bang, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jawa timur. Penelitian ini mulai dilakukan bulan Juni sampai Agustus 2018. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah kondisi pengairan  (C) dengan 2 level, yaitu C1 = dicekam kering, C2 = pengairan normal. Faktor kedua adalah pemberian Nitrogen (N) dengan 3 level dosis, yaitu N1 = 200 kg/ha, N2 = 150 kg/ha serta N3 = 100 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terjadi pengaruh interaksi pada kombinasi cekaman kering dan pemberian nitrogen terhadap pertumbuhan dan produsi jagung pulut varietas lokal probolinggo. Pemberian nitrogen dengan dosis 200 kg/ha dalam kondisi pengairan normal (tidak tercekam) menghasilkan keragaan pertumbuhaan tanaman jagung pulut paling baik dan produksi paling tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya dan pemberiaan pupuk nitrogen dengan dosis 200 kg/ha menghasilkan berat tongkol kering tertinggi yaitu  5,6 ton/ha.

Published
2019-09-30
How to Cite
FITRIYAH, Nur. RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG PULUT LOKAL (Zea mays ceratina. L) PADA KONDISI CEKAMAN KERING DAN NITROGEN RENDAH. Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 74-77, sep. 2019. ISSN 2548-9372. Available at: <https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/HijauCendekia/article/view/637>. Date accessed: 22 june 2021. doi: https://doi.org/10.32503/hijau.v4i2.637.
Abstract viewed = 0 times
PDF downloaded = 0 times