INTENSITAS PENYAKIT BUSUK PANGKAL BATANG (Sclerotium rolfsii) DAN KARAKTER AGRONOMI TANAMAN KEDELAI var. Anjasmoro AKIBAT PEMBERIAN KOMPOS LIMBAH MEDIA JAMUR MERANG DAN Trichoderma harzianum
Indonesia
Abstract
Kedelai merupakan salah satu sumber tanaman pangan terpenting di Indonesia karena besarnya jumlah kebutuhan kedelai di masyarakat. Kedelai memiliki peranan yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia, dikarenakan dapat dijadikan sumber bahan baku industri tempe, tahu, dan pakan ternak berupa bungkil kedelai. Produksi kedelai tahun 2020 mengalami penurunan 135.521 ton atau 31,95% dari tahun 2019. Penurunan produktivitas tersebut diantaranya disebabkan oleh gangguan penyakit tanaman. Penyakit tersebut disebabkan jamur, bakteri, virus dan mikoplasma. Cendawan Sclerotium rolfsii merupakan patogen penting pada tanaman kedelai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pengendalian terbaik terhadap penyakit S. rolfsii terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai dan penambahan bahan organik dan agens hayati dalam menekan intensitas penyakit busuk pangkal batang (S. rolfsii). Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) faktor tunggal yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan kode; T0 = (Kontrol), T1 = Fungisida (Kontrol atas), T2 = Trichoderma harzianum, T3 = (Kompos limbah media jamur merang), dan T4 = (Kompos limbah media jamur merang + Trichoderma harzianum). Hasil penelitian menunjukkan bahwa enambahan kompos limbah media jamur merang dan Trichoderma harzianum pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai tidak memberikan pengaruh nyata terhadap bobot kedelai per tanaman, bobot per 100 polong dan severtias tanaman kedelai namun kerusakan terkecil terjadi pada perlakuan T4 (Trichoderma harzianum + kompos limbah media jamur merang di pengamatan 28 hst sampai 56 hst dengan nilai rata-rata 20,32%.
References
Dewi, I. P., Maryono, T., Aeny, T. N., & Ratih, S. (2015). Kemampuan Trichoderma Sp. Dan Filtratnya Dalam Menekan Pertumbuhan Sclerotium Rolfsii Secara In Vitro. Jurnal Agrotek Tropika, 3(1), 130–133.
https://doi.org/10.23960/jat.v3i1.1974
Emeliawati, Salamiah, & Fitriyanti, D. (2022). Pengendalian Penyakit Moler (Fusarium oxysporum) Pada Bawang Merah dengan Serbuk Kulit Jengkol (Pithecellobium jiringa) di Lahan Gambut. Jurnal Proteksi Tanaman Tropika, 5(2), 499–505.
https://doi.org/10.20527/jptt.v5i2.1255
Istifadah, N., Dea, N., Rohmah, N., & Cokelat pada Tanaman Tomat. 33(2), 217–224.
Istifadah, N., & Padjadjaran, U. (2018). The abilities of spent mushroom substrate to suppress basal rot disease (Fusarium oxysporum f.sp cepae) in shallot. International Journal of Biosciences (IJB), 13(01), 440–448.
https://doi.org/10.12692/ijb/13.1.440-448
Kurnianingsih, A., , S., & Sefrila, M. (2019). Karakter Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah Pada Berbagai Komposisi Media Tanam. Jurnal Hortikultura Indonesia, 9(3), 167–173.
https://doi.org/10.29244/jhi.9.3.167-173
Latifah, L., Hendrival, H., & Mihram, M. (2014). Asosiasi Cendawan Antagonis Trichoderma Harzianum Rifai Dan Cendawan Mikoriza Arbuskular Untuk Mengendalikan Penyakit Busuk Pangkal Batang Pada Kedelai. Jurnal Hama Dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 14(2), 160–169.
https://doi.org/10.23960/j.hptt.214160-169
Lolong, A. A., Salim, S., & Barri, N. L. (2017). Serangan Cendawan Sclerotium rolfsii Pada Beberapa Varietas Kedelai yang Ditanam di Beberapa Sistem Tanam Kelapa / Damage of Sclerotium rolfsii Fungus on Saveral Varieties of Soybean Planting Under Coconut Palm. Buletin Palma, 17(2), 139.
https://doi.org/10.21082/bp.v17n2.2016.139-146
Mangungsong, A., Budidaya, J., Perkebunan, T., Pertanian, P., & Payakumbuh, N. (2019). Pemanfaatan Mikroba Tanah dalam Pembuatan Pupuk Organik serta Peranannya terhadap Tanah Aluvial dan Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao Utilization of Soil Microbes in the Production of Organic Fertilizers and Their Role in Alluvial Soil and Growth of Cocoa S. 47(3), 318–325.
Mangungsong, A., Soemarsono, & Zudri, F. (2019). Pemanfaatan Mikroba Tanah dalam Pembuatan Pupuk Organik serta Peranannya terhadap Tanah Aluvial dan Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao. J. Agron. Indonesia, 47(3), 318–325.
Millenia, H., Febrianty, A., Dinyati Lussy, A., Nurhasanah, I., Yunitasari, N., Priyanti, & Junaidi. (2021). Jenis-Jenis Penyakit Pada Tanaman Kedelai (Glycine max) Serta Pengendaliannya Secara Fisik dan Kimia. Inovasi Riset Biologi Dalam Pendidikan Dan Pengembangan Sumber Daya Loka, 635–647.
Piay, S. S., Tyasdjaja, A., Ermawati, Y., & Hantoro, F. R. P. (2010). Budidaya dan Pascapanen Cabai Merah. In Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah (Issue 01).
Prabowo, Y. henry, Widiantini, F., & Istifadah, N. (2020). Penyakit Busuk Pangkal (Fusarium oxysporum f.sp. cepae) pada Bawang Merah oleh Beberapa Jenis Bahan Organik. Agrikultura, 31(2), 145.
https://doi.org/10.24198/agrikultura.v31i2.28876
Rahmasari, D. A., Sudiarso, & Sebayang, H. T. (2016). Pengaruh Jarak Tanam dan Waktu Tanam Kedelai terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max) pada Baris Antar Tebu (Saccharum officinarum L.). Jurnal Produksi Tanaman, 4(5), 392–398.
http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/308
Rizal, S., & Susanti, T. D. (2018). Peranan Jamur Trichoderma sp yang Diberikan terhadap Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max L.). Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 15(1), 23.
https://doi.org/10.31851/sainmatika.v15i1.1759
Rosiman, R., Sumadi, S., & Rachmadi, M. (2020). Pengaruh kombinasi jamur Trichoderma harzianum dan bokashi terhadap pertumbuhan tiga kultivar kedelai. Kultivasi, 19(2), 1142–1149.
https://doi.org/10.24198/kultivasi.v19i2.26469
Saputra, S. (2020). Uji Efektifitas Jamur Trichoderma Spp. Dalam Mencegah Penyakit Layu Fusarium (Fusarium oxysporum). In Agrikultura (Vol. 3, Issue 1). Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara.
Sholihah, R. I., Sritamin, M., & Wijaya, I. N. (2019). Identifikasi Jamur Fusarium solani yang Berasosiasi dengan Penyakit Busuk Batang pada Tanaman Buah Naga (Hylocereussp.) Di Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 8(1), 91–102.
Wahana, S., & Herista, M. I. (2020). Harga Pokok Produksi Kompos Potensial Limbah Media Jamur Merang Kampung Padamaran Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon. Paradigma Agribisnis, 2(2), 34.
https://doi.org/10.33603/jpa.v2i2.3157
Wahyuningsih, S. (2008). Pengaruh Aplikasi Pestisida Kimia dan Nabati terhadap Lalat Kacang (Ophiomyia phaseoli) pada Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merril) Varietas Wilis (Skripsi). 03520002.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution License


