PENGARUH DOSIS PUPUK ANORGANIK NPK MUTIARA (16:16:16) DAN PUPUK ORGANIK MASHITAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) VARIETAS BANGKOK THAILAND

  • Edy Soenyoto

Abstract

Percobaan ini dilakukan di Dusun Sumber Agung, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri diatas ketinggian ±130 M diatas permukaan laut. Dengan jenis tanah glei atau aquep, mulai penelitian pada tanggal 28 Juli 2010 sampai dengan tanggal 5 Oktober 2010. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) factorial. Sebagai faktor pertama adalah perlakuan dosis Pupuk Organik MASHITAM (M) yang terdiri dari 4 level yaitu M0: tanpa perlakuan pupuk, M1: Pupuk Organik MASHITAM dengan dosis 450 kg/ha, M2: Pupuk Organik MASHITAM dengan dosis 500 kg/ha, dan M2: Pupuk Organik MASHITAM dengan dosis 550 kg/ha. Faktor perlakuan ke dua yaitu Pupuk Anorganik NPK MUTIARA (16:16:16) (N) terdiri dari 3 level yaitu: N1: Pupuk anorganik NPK MUTIARA (16:16:16) dengan dosis 150 kg/ha, N2: Pupuk anorganik NPK MUTIARA (16:16:16) dengan dosis 200 kg/ha, N3: Pupuk anorganik NPK MUTIARA (16:16:16) dengan dosis 250 kg/ha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi dosis pupuk organik MASHITAM dan pupuk anorganik NPK MUTIARA (16:16:16) yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.) varietas bangkok thailand. Berdasarkan hasil penelitian “Pengaruh Dosis Pupuk Anorganiki NPK Mutiara (16:16:16) Dan Pupuk Organik Mashitam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L) varietas Thailand” dapat disimpulkan bahwa : terjadi interaksi yang sangat nyata antara perlakuan dosis pupuk NPK Mutiara dan dosis pupuk organik Mashitam terhadap variabel tinggi tanaman umur 28 hst dan interaksi nyata terhadap variabel tinggi tanaman umur 42 hst dan jumlah daun umur 42 hst. Perlakuan dosis pupuk NPK Mutiara berpengaruh sangat nyata terhadap variabel jumlah anakan umur 28 hst dan berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah anakan umur 42 hst. Perlakuan dosis pupuk organic Mashitam berpengaruh sangat nyata terhadap variabel berat basah umbi per-petak dan berpengaruh nyata terhadap variabel berat kering umbi per-petak. Produksi tertinggi dihasilkan pada perlakuan dosis pupuk organic Mashitam 550 kg/ha yaitu sebesar 2,34 kg umbi kering perpetak (11.700 kg/ha).

Published
2016-02-01
How to Cite
SOENYOTO, Edy. PENGARUH DOSIS PUPUK ANORGANIK NPK MUTIARA (16:16:16) DAN PUPUK ORGANIK MASHITAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) VARIETAS BANGKOK THAILAND. Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 21-27, feb. 2016. ISSN 2548-9372. Available at: <https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/HijauCendekia/article/view/33>. Date accessed: 22 june 2021.
Abstract viewed = 0 times
Download File PDF downloaded = 0 times