PENGARUH PENAMBAHAN DOSIS NATRIUM BISULFIT DAN NATRIUM METABISULFIT TERHADAP KUALITAS GULA MERAH TEBU

  • Aulia Dewi Rosanti

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh dosis penambahan natrium metabisulfit dan natrium bisulfit terhadap kualitas gula merahtebu.Pada penelitian ini dilakukan pengolahan nira tebu menjadi gula merah tebudengan menambahkan berbagai variasi konsentrasi natrium bisulfit dan natrium metaisulfit yaitu 0,1%(b/v), 0,2%(b/v), 0,3%(b/v) dan 0,4%(b/v) dimana natrium bisulfit dan natrium metabisulfit merupakan senyawa aditif yang memiliki molekul sulfit dan molekul tersebut berfungsi untuk menghambat reaksi karamelisasi. Pada penelitian ini dilakukan analisis kualitas gula tebu hasil pengolahan yang meliputi dari warna, residu sulfit, dan kandungan sukrosa.Wana dari gula tebu dilihat secara visual sedangkan pada analisis residu sulfit dilakukan dengan menggunakan metode iodometri, dan analisis sukrosa digunakan metode Lane dan Eynon.Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna yang dihasilkan sama cerahnya antara penambahan natrium bisulfit dan natrium metabisulfit serta hasil terbaik didapatkan pada gula merah tebu dengan penambahan natrium metabisulfit 0,4%(b/v)dengan hasil residu sulfit yang dihasilkan yaitu sebesar64,04 ppm dan kandungan sukrosa sebesar 84,94%

Author Biography

Aulia Dewi Rosanti
Fakultas Pertanian UNISKA Kediri
Published
2016-02-01
How to Cite
ROSANTI, Aulia Dewi. PENGARUH PENAMBAHAN DOSIS NATRIUM BISULFIT DAN NATRIUM METABISULFIT TERHADAP KUALITAS GULA MERAH TEBU. Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 6-10, feb. 2016. ISSN 2548-9372. Available at: <https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/HijauCendekia/article/view/30>. Date accessed: 05 aug. 2021.